Kemnaker Amankan 55 CPMI di Batam yang Akan Dibawa ke Singapura

Kemnaker Amankan 55 CPMI di Batam yang Akan Dibawa ke Singapura
Tim Pengawas Ketenagakerjaan bersama BP2MI Kota Batam dan Polresta Batam

Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali mengamankan 10 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) di Hotel Penuin, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, yang menjadi tempat isolasi CPMI pada Kamis (19/8/2021). Dengan temuan baru 10 CPMI tersebut, maka Tim Pengawas Ketenagakerjaan telah mengamankan 55 orang CPMI yang diduga akan diberangkatkan ke Singapura.

Dirjen Binwasnaker dan K3 Kemnaker, Haiyani Rumondang, mengatakan bahwa temuan tambahan 10 CPMI tersebut diperoleh Tim Pengawas Ketenagakerjaan bersama BP2MI dan Polresta Batam, usai menindaklanjuti dan pengembangan hasil sidak pada Senin (16/8/2021) lalu. Di mana pada sidak tersebut ditemukan 45 CPMI berdokumen dan 1 CPMI tidak memiliki dokumen lengkap.

“Kami telah melaporkan hasil temuan tim gabungan yang melakukan sidak di Batam beberapa hari lalu kepada Ibu Menaker Ida Fauziyah. Beliau menginstruksikan kami untuk mendalami dan menindaklanjuti hasil sidak tersebut, ” kata Dirjen Haiyani pada hari Minggu (22/8).

Dirjen Haiyani menjelaskan, Tim Pengawas Ketenagakerjaan bersama BP2MI Kota Batam dan Polresta Batam di lapangan juga telah mengamankan 53 paspor CPMI. Hal ini dilakukan untuk memastikan perlindungan terhadap CPMI tersebut.

"Tim pengawas ketenagakerjaan dan Tim BP2MI Batam akan memastikan P3MI yang merekrut dan menempatkan CPMI tersebut bertanggung jawab memberikan jaminan pelindungan sampai ditempatkan ke negara Singapura, " kata Dirjen Haiyani Rumondang.

Dirjen Haiyani menegaskan, pemerintah memiliki komitmen sangat kuat dalam menghadirkan negara untuk memberikan pelindungan kepada PMI sesuai Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (UU PPMI).

Ia menambahkan, pihaknya berharap peran aktif pihak-pihak yang menjadi penanggung jawab Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) untuk memberikan pelayanan secara profesional dan sebaik-baiknya demi terciptanya perlindungan dan pemajuan hak-hak PMI. Sebab melalui tata kelola yang lebih baik, maka berbagai kasus yang sering terjadi selama ini dengan sendirinya dapat ditekan secara signifikan.

"Ini tentunya menjadi harapan kita semua, untuk dapat segera diwujudkannya aturan maupun tata kelola penempatan dan pelindungan pekerja migran yang lebih baik, " katanya.

Sementara Direktur Bina Pemeriksaan Norma Ketenagakerjaan (Direktorat Binariksa) Kemnaker, Yuli Adiratna, mengatakan, tindaklanjut sidak Tim Pengawas Ketenagakerjaan dipimpin oleh Kordinator Penempatan Hubungan Kerja dan Kebebasan Berserikat Dit. Binareksa Kemnaker, FX. Watratan. Dari hasil pengembangan sidak, juga ditemukan P3MI yang akan memberangkatkan CPMI ke Singapura tersebut tanpa melalui Association of Employment Agencies Singapore (AEAS) mengingat asosiasi tersebut tak memiliki izin di Indonesia.

"Selain 53 paspor, dua CPMI tak memegang paspor karena mengaku diambil oleh orang yang diduga sponsor. Total jumlah CPMI yang berada di Hotel Penuin sejumlah 55 orang CPMI, yang awalnya 45 CPMI, " kata Yuli.

Yuli Adiratna menambahkan, hingga saat ini Kemnaker terus berkoordinasi dengan BP2MI dan Polresta Batam untuk mendalami permasalahan penempatan CPMI di Batam ini. Menurutnya, pola-pola penempatan CPMI di masa pandemi dengan melakukan karantina untuk memastikan kesehatan dan keselamatan CPMI maupun pengguna termasuk pihak lain yang berdekatan.

"Pola ini harus dikoordinasikan antar pemerintah, baik pemerintah negara tujuan dan juga pemerintah Indonesia termasuk pemda sebagai lokasi karantina. Kita harus pastikan bahwa CPMI terlindungi, P3MI terlindungi dan juga pengguna terlindungi, " ujarnya.

CPMI Kemnaker BP2MI
Tomi E

Tomi E

Previous Article

Kecelakaan Kerja Mal Margo City Depok, Kemnaker...

Next Article

Pemerintah Pulangkan 129 Pekerja Migran...

Related Posts

Peringkat

Profle

Anton atong sugandhi verified

AFRIZAL

AFRIZAL

Postingan Bulan ini: 11

Postingan Tahun ini: 1739

Registered: May 25, 2021

Agung widodo

Agung widodo

Postingan Bulan ini: 8

Postingan Tahun ini: 602

Registered: Apr 8, 2021

Agus Pristiwanto

Agus Pristiwanto verified

Postingan Bulan ini: 7

Postingan Tahun ini: 19

Registered: Sep 6, 2021

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 6

Postingan Tahun ini: 3336

Registered: Jul 17, 2020

Profle

ISWAN DUKOMALAMO verified

Proyek Penyambungan Pipa PDAM Cilacap Dikeluhkan Warga Tambakreja
Kejari Manado Periksa Mantan Walikota Manado Cs Terkait Dugaan Korupsi Tunjangan Anggota DPRD
Dikibusi SH, Akhirnya SF Diringkus Satres Narkoba Polres Simalungun dan Sabu 1.1 Gram Diamankan
SH Warga Kucingan Sei Mangkei Diringkus, Akui Barang Bukti Sabu 14,68 Gram Diperoleh dari SF

Follow Us

Recommended Posts

Tony Rosyid: Erick Tohir Melakukan Pencitraan, Emang Salah?
Mulyanto: Pemerintah Harus Realistis Terkait Program Energi Hijau
Husein Fadlulloh Apresiasi Capaian Program BRIlian Preneur
Dony Maryadi Oekon Gantikan Bambang Wuryanto Pimpin Komisi VII
Mohamad Hekal Minta Kebakaran Kilang Pertamina Cilacap Diinvestigasi